KUBAR
Bawa Delapan Poket Sabu-Sabu, Karyawan Swasta di Kubar Diciduk Polisi
Seorang karyawan swasta berinisial F (27) diringkus Polsek Damai di Jalan Divisi 5 Sungai Basung Estate Dalam izin Perkebunan PT Kruing Lestari Jaya Kampung Besiq, Kecamatan Damai, Kutai Barat (Kubar).
F ditangkap lantaran kedapatan membawa delapan poket sabu-sabu seberat sekira tiga gram bruto. Diamankan pula barang bukti dua buah pipet, korek api, dan botol bong dari kemasan air mineral.
Kapolres Kubar AKBP Hery Rusyaman melalaui Kapolsek Damai Iriyanto membenarkan penangkapan pelaku narkoba tersebut.
Dijelaskan, penangkapan itu bermula ketika anggota Polsek Damai mendapat informasi dari masyarakat. Perihal peredaran sabu-sabu di wilayah tersebut.
Lalu Sabtu (10/9/2022) sekira pukul 22.30 wita anggota Polsek Damai menangkap F. Dari penggeledahan badan, ditemukan sejumlah barang bukti
F pun diamankan dan dibawa ke Polsek Damai untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
“Kini tersangka dan barang bukti telah diamankan di Polsek Langgam untuk menjalani proses hukum lebih lanjut, pelaku akan dijerat dengan pasal 114 (1) junto Pasal 112 (1) Undang Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman penjara paling singkat selama 5 tahun,” terangnya. (redaksi)
-
PARIWARA4 hari agoJadi Kado Spesial di Awal Tahun, Yamaha Resmi Jual Skutik Premium TMAX di Indonesia
-
PARIWARA5 hari agoGas Awal Tahun Nyaman Setahun Penuh, Trik Jitu Yamaha Kaltim Bawa Pulang Nmax Neo atau Aerox Alpha
-
EKONOMI DAN PARIWISATA5 hari agoEks Bandara Temindung “Hidup Lagi”, Dispar Kaltim Janjikan Agenda Kreatif Tiap Bulan
-
SEPUTAR KALTIM4 hari agoDrama ‘Prank’ Beasiswa S2 Eksekutif Berakhir, Pemprov Kaltim dan ITK Sepakat Lanjutkan Program Gratispol
-
PARIWARA3 hari ago50 Unit Yamaha TMAX Sold Out dalam Waktu 25 Menit di Program Order Online
-
SAMARINDA5 hari agoAkses Pedalaman Kaltim Terbuka Lagi, Bandara APT Pranoto Operasikan 6 Rute Perintis
-
PARIWARA2 hari agoYamaha YZF-R3/R25 Raih Penghargaan Internasional Prestisius di Jepang
-
KUKAR4 hari agoRefleksi Peristiwa Merah Putih Sanga-Sanga, Seno Aji: Musuh Kita Bukan Lagi Penjajah, Tapi Disrupsi Teknologi

