SEPUTAR KALTIM
BPKP Kaltim Lakukan Evaluasi Terkait Layanan Publik Berbasis Digital

BPKP Kaltim melakukan evaluasi Transformasi dan Keterpaduan Layanan Publik Berbasis Digital Tahun 2024. Evaluasi ini terkait terkait regulasi dan implementasi aplikasi-aplikasi layanan publik berbasis digital dalam mendukung SPBE.
Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Provinsi Kalimantan Timur (BPKP) melakukan Evaluasi Transformasi dan Keterpaduan Layanan Publik Berbasis Digital Tahun 2024.
Evaluasi ini dilakukan di lingkup pemerintah provinsi dan kabupaten/kota. Proses evaluasi transformasi dan keterpaduan layanan publik berbasis digital dilakukan sejak 10 September hingga 4 Oktober 2024.
Auditor Madya BPKP Kaltim, Bambang Mulyatno menjelaskan bahwa pihaknya menghimpun data dari pemerintah provinsi dan kabupaten/kota terkait keterpaduan layanan publik berbasis digital.
Terutama terkait regulasi dan implementasi aplikasi-aplikasi layanan publik berbasis digital dalam mendukung Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).
“Dari aplikasi-aplikasi layanan publik yang telah diterapkan ini, apa dampaknya? Apakah mempercepat layanan atau malah menghambat. Itu akan kami himpun datanya,” ungkap Bambang Mulyatno saat kunjungan ke Kantor Diskominfo Kaltim dalam rangka Evaluasi Transformasi dan Keterpaduan Layanan Publik Berbasis Digital, Rabu 11 September 2024.
Lebih lanjut, Auditor Penyelia BPKP Kaltim sekaligus Ketua Tim Evaluasi Transformasi dan Keterpaduan Layanan Publik Berbasis Digital Tahun 2024, James W.R menerangkan, pihaknya akan menghimpun data layanan publik berbasis digital.
Penghimpunan data ini sesuai siklus layanan aplikasi, kebijakan turunan dan kebijakan yang dikeluarkan oleh pemda terkait penggunaan aplikasi umum/SPBE prioritas, serta kebijakan turunan dan kebijakan yang dikeluarkan oleh pemda terkait transformasi dan keterpaduan layanan digital yang sejalan dengan SPBE, Satu Data Indonesia (SDI) dan Pusat Data Nasional (PDN).
Di tempat yang sama, Sekretaris Diskominfo Kaltim Edi Hermawanto Noor mengaku siap mendukung proses evaluasi transformasi dan keterpaduan layanan publik berbasis digital.
Pihaknya juga akan membantu dalam proses pengisian dan penginputan data yang diperlukan dalam proses evaluasi tersebut. (rw)
-
OLAHRAGA1 hari agoBorneo FC Cetak Talenta Timnas, Dari Samarinda untuk Indonesia
-
PARIWARA5 hari agoGrand Filano Racing Look Jadi Tren Baru, Modifikasi Classy Yamaha Makin Digandrungi Gen Z
-
SAMARINDA1 hari agoDugaan Korupsi Program MBG di Samarinda, Kejari Mulai Data SPPG
-
OPINI1 hari agoTugu Penjaga Ingatan

