Connect with us

SEPUTAR KALTIM

DPPKB Kota Samarinda Kembali Gelar Diseminasi Audit Kasus Stunting

Published

on

Wakil Wali Kota Samarinda, Rusmadi saat audit kasus stunting ini berlangsung di gedung Balai Kota. (Pemkot Samarinda)
BANNER DISKOMINFO KALTIM 2023

DPPKB Kota Samarinda menggelar Diseminasi Audit Kasus Stunting untuk kedua kalinya. Pada audit kasus stunting kali ini mengambil data dari lokus pada 10 Kecamatan.

Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Samarinda kembali menggelar Diseminasi Audit Kasus stunting (AKS) Semester II Kota Samarinda.

Audit kasus stunting ini berlangsung di gedung Balai Kota dan dibuka Wakil Wali Kota Samarinda Rusmadi, Jumat pagi, 24 November 2023.

Kepala DPPKB Kota Samarinda I Gusti Ayu Sulistiani, mengatakan pada audit kasus stunting kali ini, pihaknya mengambil data dari lokus pada 10 Kecamatan. Dari data tersebut telah dilakukan analisis dari beberapa kasus.

“Sehingga hari ini tim pakar akan menyampaikan hasil audit dari data yang kami berikan tadi,”ungkapnya.

Ayu juga menambahkan terkait perkembangan hasil gerakan pengumpulan dana untuk donasi berupa telur dan beras sehat yang akan diberikan kepada anak-anak yang menderita stunting hingga tanggal 27 Oktober 2023 kemarin sudah terkumpul sebesar Rp209 juta.

“Dan untuk distribusi telur tahap ke dua akhir bulan ini nantinya akan menyentuh sasaran penerima sebanyak 870 anak dan jumlah ini akan terus bertambah,”ungkapnya.

Wakil Wali Kota Samarinda Rusmadi dalam arahannya mengatakan audit terhadap Kasus stunting sangat penting untuk dilakukan. Karena tujuannya untuk menemukan faktor-faktor yang menjadi penyebab kenapa anak-anak bisa stunting.

“Karena hingga saat ini tidak ada obat mujarab untuk mengatasi stunting selain langkah pencegahan dari awal yang harus kita lakukan dengan mengetahui beberapa faktor penyebabnya,”ungkap Rusmadi yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Samarinda.

Menurut Rusmadi, umumnya yang menjadi korban stunting adalah rata-rata dari anak keluarga kurang mampu.

Baca juga:   Kaltim Siap Menyongsong Pemilu 2024, Pj Gubernur: Semua Berjalan Baik

Oleh itu pentingnya semua pihak untuk ikut terlibat secara gotong royong melalui program telur sehat dan program bapak asuh agar masalah ini bisa tertangani secara serius. (CHA/KMF-SMD/PemkotSamarinda/RW)

Ikuti Berita lainnya di Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png

ADVERTORIAL DISKOMINFO KALTIM

Bagikan

advertising

POPULER

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Hello. Add your message here.