SAMARINDA
‘Kampung Kumuh’ Gang Rombong Bakal Dibongkar, Mau Diubah Jadi Fasilitas Umum
Sebuah ‘kampung’ kumuh berdiri di tengah ibu kota Kaltim. Kawasan bernama Gang Rombong itu ternyata fasilitas umum yang diubah jadi permukiman ilegal. Pemkot Samarinda pun berencana membongkarnya.
Terletak di samping Hotel Mercure, Jalan Mulawarman Samarinda, keberadaan kampung di Gang Rombong, Samarinda, sangat kontras dengan sekitarnya. Ada gang kecil berisi deretan rumah kayu yang tampak kumuh di sana.
Orang-orang biasa menyebutnya Gang Rombong. Perkiraan ada 34 bangunan yang ditengarai tidak memiliki izin. Baik Izin Mendirikan Bangunan (IMB), Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), hingga Sertifikat Laik Fungsi (SLF).
Bahkan berdasarkan laporan camat dan lurah setempat, area itu dahulunya merupakan fasilitas umum (fasum) berupa jalan. Wali Kota Samarinda Andi Harun datang ke lokasi untuk melihat langsung kondisinya, Rabu, 18 Oktober 2023.
“Kami sedang lakukan pengecekan, camat dan lurah juga melakukan pendataan apakah bangunan di sini menggunakan fasum. Kita akan komunikasi dengan warga di sini, kami harap kooperatif,” jelas Andi Harun.
Untuk tindak lanjut keberadaan Gang Rombong itu masih dibahas. Namun, opsi pembongkaran kemungkinan akan dilakukan. Selaras dengan upaya pemkot dalam menata Kota Samarinda, kawasan Gang Rombong akan dikembalikan seperti kondisi sebelumnya. Yakni jalan umum yang bisa diakses semua orang.
Rencana pembongkaran itu juga disebabkan kondisi lingkungannya yang kumuh dan tidak sehat. Juga, kawasan itu sering terjadi aktivitas seperti perjudian dan rawan akan kriminalitas.
“Kami harap warga bisa memahami niat dan tujuan kita dengan implementasi kebijakan publik,” ungkap wali kota.
Dari hasil pendataan, puluhan bangunan tak berizin itu dikategorikan sebagai bangunan liar. Namun di lain pihak pemkot sebagai pemegang kebijakan juga akan memikirkan nasib warga Samarinda yang sudah lama tinggal di sana. Upaya penataan kota diupayakan tidak merugikan masyarakat juga. (ens/gdc/fth)
-
EKONOMI DAN PARIWISATA3 hari agoHarga Pertamax Resmi Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Pertamina Sebut Ikuti Harga Minyak Dunia
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoKejati Kaltim Bongkar Dugaan Praktik Tambang Ilegal Bertahun-Tahun, Satu Tersangka Ditahan
-
OLAHRAGA4 hari agoTetap Semangat di Musim Perdana, Arai Agaska Terus Kejar Performa Terbaik di World Sportbike
-
SEPUTAR KALTIM4 hari agoRibuan PPPK Kaltim Dapat Kepastian, Gubernur Harum Pastikan Tak Ada PHK
-
SAMARINDA4 hari agoPolresta Samarinda Kembalikan Motor dan HP Hasil Curian, Korban Terima Barang Bukti Gratis
-
OLAHRAGA3 hari agoSIWO PWI Kaltim Dipastikan Masuk Kepengurusan KONI 2026-2030, Polemik Berakhir
-
BALIKPAPAN3 hari agoSatu Jemaah Wafat di Tanah Suci, 359 Jemaah Kloter Balikpapan Kembali dengan Selamat
-
EKONOMI DAN PARIWISATA3 hari agoKADIN Kaltim Siapkan Program Besar, Fokus Cetak SDM Unggul dan Perkuat UMKM

