GAYA HIDUP
Main Petasan Sembarangan, Warga Samarinda Bisa Dipenjara 20 Tahun!
Ayah, Bunda, Om, Tante di Samarinda. Tolong ingatkan anak, keponakan, atau tetangga. Supaya tidak main petasan saat bulan Ramadan ya. Karena kalau terbukti membahayakan orang lain, sanksi penjara 15-20 tahun telah menanti.
Meski sudah memasuki era gadget, anak-anak dan remaja saat ini masih suka bermain petasan. Apalagi saat Ramadan, intensitasnya bisa meningkat dari hari biasa. Namun ingat-ingat, bermain petasan memang seru. Tapi sangat tidak dianjurkan.
Kepala Polresta (Kapolresta) Samarinda Kombes Pol Ary Fadli mengimbau kepada masyarakat. Agar tidak bermain petasan di tengah bulan puasa. Takutnya pas iseng, melempar petasan sembarangan. Bikin orang lain kaget, sakit, sampai meninggal. Ataupun sampai menyebabkan kebakaran. Karena sanksinya tidak main-main.
“Saya ingatkan kepada warga Samarinda untuk tidak memainkan petasan di bulan Ramadhan. Sebab selain mengganggu kenyamanan masyarakat, juga ada sanksi tegas yang diberikan,” kata Kombes Pol Ary, Senin 27 Maret 2023. Mengutip dari Antara.
Kapolres bilang, jenis sanksi yang menanti termaktub dalam Pasal 187 KUHP tentang kejahatan membahayakan keamanan umum. Yang berbunyi sebagai berikut.

“Jika perbuatan tersebut menimbulkan bahaya bagi nyawa orang lain, maka akan dipidana penjara paling lama 15 tahun,” ujar Ary.
Bahkan, kalau perbuatan tersebut sampai merenggut nyawa orang lain. Pidananya bisa paling lama 20 tahun penjara hingga seumur hidup.
Tak Hanya Petasan
Selain larangan menyalakan kembang api dan petasan. Ary juga mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap barang-barang di rumah. Yang bisa menyebabkan kebakaran. Seperti lupa mematikan kompor dan listrik saat bepergian.
“Jangan lupa mengunci pintu saat meninggalkan rumah, dan pastikan kendaraan bermotor diberikan kunci pengaman ganda,” tandas Ary.
Polresta Samarinda terus berupaya untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama Ramadan. Juga berharap masyarakat dapat sama-sama menciptakan rasa aman dan tertib. Dari ruang lingkup terkecil seperti rumah dan keluarga sendiri.
“Kami mengimbau kepada warga Kota Tepian agar tetap kondusif dalam menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan.”
“Kami dari pihak Kepolisian Samarinda terus berupaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, salah satunya dengan patroli di beberapa titik,” pungkas Kapolresta. (dra)
-
NUSANTARA5 hari agoMasjid Negara IKN Ramai Digunakan Saat Ramadan, PLN Pastikan Listrik Tanpa Gangguan
-
SEPUTAR KALTIM4 hari agoWarga Kaltim Tak Perlu ‘Panic Buying’, Bulog Jamin Stok Beras dan Pangan Aman hingga Lebaran
-
BALIKPAPAN5 hari agoBerbagi Kebahagiaan, 100 Paket Ramadan Disalurkan Untuk Pekerja dan Pensiunan Telkom Balikpapan
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoMobil Dinas Gubernur Dikembalikan, Pemprov Kaltim Pastikan Dana Pengadaan Sudah Disetor ke Kas Daerah
-
EKONOMI DAN PARIWISATA4 hari agoPantauan Sembako Kaltim: Beras Stabil, Harga Cabai Rawit Tembus Rp74 Ribu per Kilogram
-
SEPUTAR KALTIM4 hari agoAwas Penularan Campak Saat Silaturahmi Idulfitri, Dinkes Kaltim Minta Orang Tua Cek Imunisasi Anak
-
GAYA HIDUP4 hari agoHaid Saat Ramadhan? Ini Deretan Amalan Pendulang Pahala Menurut MUI dan Aturan Qadhanya
-
PARIWARA4 hari agoFitur-Fitur Andalan NMAX “TURBO” ini Bikin Touring Libur Lebaran Jadi Happy MAXimal

