SAMARINDA
Satpol PP Samarinda Tertibkan PKL di Kawasan Pasar Sungai Dama
Upaya penertiban terus dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Samarinda. Terbaru, Satpol PP melaksanakan kegiatan patroli pengawasan, pemantauan, dan penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Pasar Sungai Dama serta menertibkan pelanggar Perda lainnya di wilayah Kota Samarinda, Senin (13/12/2021) dini hari.
Kegiatan ini sebagai pengawasan rutin agar PKL tidak berjualan sebelum jam yang telah ditentukan. Sejak pukul 04.30 WITA dini hari, mulai dari pejabat struktural dan anggota Satpol PP telah bersiaga dan memantau keadaan di kawasan tersebut.
Kepala Satpol PP Kota Samarinda, M Darham mengatakan pihaknya melaksanakan kegiatan rutin patroli wilayah dan kegiatan pemantauan Pedagang Kaki Lima (PKL) di sekitaran Jalan Jelawat dan Jalan Otto Iskandardinata, yang mana para pedagang telah direlokasi ke dalam kawasan Pasar Sungai Dama.
“Kondisinya terpantau tertib terkendali, namun masih didapati lapak-lapak pedagang yang masih membandel. Ada beberapa yang masih menggelar dagangannya di pinggir jalan serta di atas trotoar. Jadi kita tindak dengan mengangkut barang dagangannya untuk menjadi jaminan,” ujar M Darham melalui Sekretaris Satpol PP Kota Samarinda, Syahrir.
Kegiatan ini lanjut dia, merupakan bagian dari tindak lanjut pada bulan Oktober lalu yang telah merelokasi 99 PKL sepanjang Jalan Jelawat dan Jalan Otto Iskandardinata untuk masuk ke dalam kawasan Pasar Sungai Dama, di mana telah disediakan petak lapaknya dari Dinas Perdagangan,.
“Oktober lalu kami telah menindaklanjuti keluhan masyarakat terutama yang menganggu kenyamanan pengguna jalan,” terang Syahrir
Sementara Kepala Bidang Trantibum Ismail menambahkan, kegiatan ini terus akan dilaksanakan di sejumlah titik di mana tidak hanya kawasan Jalan Jelawat dan Jalan Otto Iskandardinata, tetapi juga nantinya akan terus memantau di kawasan lainnya yang telah ditertibkan maupun yang masih dalam tahapan pemantauan.
“Kami mulai pemantauan mulai subuh, menyisir sepanjang jalan sampai ke dalam Pasar Sungai Dama. Kami masih dapati PKL yang berjualan di trotoar hingga bahu jalan. Kemudian kami imbau untuk mundur lagi ke dalam dan kami minta untuk masuk ke dalam kawasan pasar. Untuk memberikan efek jera, dagangannya kami sita sebagai jaminan tidak berjualan kembali di kawasan tersebut. Ke depannya bila masih didapati, kemungkinan akan kami sidang sesuai dengan peraturan yang ada,” tegas Ismail. (Redaksi KF)
-
BALIKPAPAN4 hari agoSambut Wajib Belajar 13 Tahun, Balikpapan Perbanyak PAUD Negeri di Kawasan Strategis
-
SEPUTAR KALTIM4 hari agoIKG Kaltim 2025 Turun, Ketimpangan Gender Membaik Berkat Kesehatan dan Pemberdayaan Perempuan
-
HIBURAN4 hari agoMAXi Yamaha Day 2026 Pecah di Bone, Ribuan Riders Sulawesi Rayakan Spirit “More Than Ride”
-
SAMARINDA4 hari agoPenyalahgunaan Obat Tertentu Jadi Pintu Masuk Narkoba, BNN Samarinda Ingatkan Ancaman Serius
-
HIBURAN3 hari agoReview Film Badut Gendong: Teror Kelam dari Luka Manusia yang Tak Pernah Selesai
-
POLITIK4 hari agoTokoh Adat Kutai Kritik Audiensi Rudy Mas’ud, Soroti Etika Dialog dan Aspirasi Infrastruktur Kaltim
-
EKONOMI DAN PARIWISATA3 hari agoCIMB Niaga Permudah Layanan Nasabah, Ask OCTO Kini Bisa Diakses 24 Jam Bebas Pulsa
-
POLITIK4 hari agoAudiensi Massa Aksi “215” dengan Rudy Mas’ud Memanas, Gaya Komunikasi Gubernur Jadi Sorotan
