SAMARINDA
Sidak Pengaspalan Jalan Taman Samarendah, Wali Kota: Segera Perbaiki!
Karena cukup ramai di media sosial. Wali Kota Samarinda sampai harus meninjau langsung pengerjaan pengaspalan Taman Samarendah. Ada beberapa catatan yang harus diperbaiki dalam tempo sesingkat-singkatnya.
Wali Kota Samarinda Andi Harun datang langsung ke Taman Samarendah. Untuk meninjau pekerjaan pengaspalan yang dilakukan di jalan melingkar. Di kawasan taman yang dibangun pada era Syahrie Jaang itu.
Diketahui, pekerjaan pengaspalan kawasan taman itu memakan anggaran sekitar Rp3 miliar. Perataan jalan yang dimulai pada Rabu, 13 September 2023 itu ditargetkan akan berakhir pada 31 Desember 2023.
Saat ini, proses pengaspalan sendiri masih terus berjalan. Jalanan warna hitam dengan aspal sudah semakin meluas dan akan menutupi seluruh bagian paving block. Taman Samarendah akan hadir dengan wajah barunya.
Ketika melihat hasil pengaspalan, pada Senin, 18 September 2023. Andi Harun memberikan beberapa catatan. Pertama pada tekstur aspal di sana. Bagian satu dengan bagian lainnya tampak tidak sama.
“Seperti ini. Ini kan kelihatan porinya, ni. Kalau kita lihat antara sisi ini dengan ini berbeda. Ini berpori, ini enggak, ini relatif porinya sangat padat,” jelas Andi Harun sembari menunjuk bagian aspal yang dimaksud.
Orang nomor satu di Pemkot Samarinda itu meminta agar bagian yang belum sesuai standar, untuk segera diperbaiki. Agar jalanan aspal tidak tampak belang-belang. Harus mulus sesuai rencana. Dan tidak ada sensasi gradak-gruduk lagi seperti sebelumnya.
“Kontraktor harus perbaiki ini, kalau dia nggak perbaiki ini saya pastikan black list. Harus dikontrol juga setiap harinya,” tambahnya.
Kemudian Andi Harun juga menyoroti sambungan aspal yang masih tampak kalau itu merupakan sambungan. Wali kota minta segera diperbaiki. Ia memberi waktu beberapa hari ke depan.
PUPR Segera Periksa
Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kota Samarinda, Desy Damayanti kemudian merespons. Dirinya akan mengevaluasi pekerjaan pengaspalan sesuai perintah wali kota.
“Nanti kami evaluasi secara teknis, memang kalau ada yang tidak sesuai dengan standar teknisnya akan kita perbaiki,” jelasnya.
“Kita akan minta tolong kepada kontraktor untuk memperbaiki dan menyelesaikan sesuai dengan standar teknis,” tambah Desy kepada awak media.
Desy menerangkan kalau pihaknya akan melihat terlebih dahulu progres teranyar. Apakah itu masih base, atau tidak. Karena kalau itu masih base, kata Desy memang belum dilapis. Sebab pekerjaan memang belum sampai penuh ke pinggir.
“Makanya nanti akan kita kasi laporan ke Pak Wali, pekerjaannya itu yang beliau tinjau tadi seberapa tidak memenuhi standar kontrak itu yang akan kita laporkan ke Pak Wali,” lanjutnya.
Desy bilang kalau setiap perintah Wali Kota Samarinda, akan dilaksanakan. Pertama mengevaluasi secara teknis. Dan kalau memang ditemukan tidak sesuai. Dan pekerjaan kontraktor terbukti tidak memenuhi syarat dan layak mendapat blacklist. Dirinya akan mem-blacklist pihak kontraktor sesuai perintah wali kota. (ens/dra)
-
SEPUTAR KALTIM5 hari ago134 Hotspot Terdeteksi di Kaltim, Asap Mulai Ganggu Penerbangan dan Aktivitas Warga
-
BALIKPAPAN4 hari ago160 Masjid di 8Kalimantan Terhubung Internet Lewat Program Masjid Berdaya Indosat
-
BERAU4 hari agoKabut Asap Karhutla, Sekolah di Berau Terapkan Belajar dari Rumah hingga 19 September
-
SEPUTAR KALTIM5 hari agoISPU Kaltim Memburuk, Kutai Barat Masuk Kategori Berbahaya dengan Nilai 363
-
SEPUTAR KALTIM20 jam agoAntrean BBM di Kaltim, Rudy Mas’ud Sebut Masalah Ada di SPBU
-
SEPUTAR KALTIM19 jam agoSeleksi Dirut MMP Kaltim Dipersoalkan, Batas Usia Maksimal Jadi Sorotan
-
PARIWARA10 jam agoBreak Time Bareng AEROX, Cara Yamaha Dekatkan AEROX ALPHA dengan Generasi Muda
-
PARIWARA1 hari agoBAF Friends Festival di Yamaha Sentral Balikpapan, Ada Service dan Ganti Oli Gratis

