KOLOM REDAKSI
Laporan: Pasar Pagi Samarinda Mulai Kosong, Proses Pindahan Masih Berlangsung
Memasuki awal tahun. Pasar Pagi Samarinda mulai kosong. Namun masih ada sebagian pedagang yang sedang beberes untuk pindah. Sementara Pasar Segiri, sebagian sudah mulai terisi.
Setelah gejolak panjang, proyek pembangunan ulang Pasar Pagi Samarinda akhirnya dilanjutkan. Ditandai dengan Pemkot melakukan sosialisasi kepada hampir 3000 pedagang masalah proyek besar itu dan proses relokasinya.
Rencananya Pasar Pagi akan dirobohkan. Dan dibangun Pasar Pagi baru yang high level. Sehingga selama kurang lebih satu tahun, para pedagang harus mengosongkan pasar terlebih dahulu.
Ketika rencana itu dilanjut, Pemkot Samarinda melalui tim eksekusi proyek menargetkan pada pertengahan Desember hingga pergantian tahun para pedagang sudah direlokasi. Alias Pasar Pagi sudah dikosongkan.
Sebab pada Januari proses pembongkaran atau perobohohan akan segera dilakukan. Dan pembangunan akan segera dimulai. Sehingga bisa rampung tepat waktu.
Para pedagang akan dipindahkan ke dua tempat. Yakni Pasar Segiri Grosir Samarinda dan juga Mal Plaza Mulia untuk pedagang grosir konveksi dan emas. Sementara pedagang jenis basah, akan pindah ke Pasar Sungai Dama baru.
Sejak akhir Desember lalu, tahap relokasi pedagang sudah dilakukan. Namun hingga saat ini, ketika sudah memasuki awal tahun, Pasar Pagi belum sepenuhnya kosong.
Pada Rabu sore, 3 Januari 2023. Kegiatan pindahan barang tampak di sekitar area Pasar Pagi. Tampak beberapa pedagang sedang memindahkan barangnya ke mobil bak terbuka alias pickup. Termasuk barang-batang besar seperti meja atau lemari. Dan barang dagangan lain.
Sementara itu, di Pasar Segiri angkutan barang menggunakan mobil towing juga tampak. Membawa barang milik pedagang yang pindah ke Pasar Segiri Grosir.

Lalu pada bagian dalam, masih ada ruko yang kosong. Namun beberapa pedagang konveksi dan pakaian juga sudah menempati ruko. Tampak menata jualannya. Meski proses pindahan belum sepenuhnya rampung.
Di dalam Pasar Segiri Grosir. Meski masih tampak lengang, namun kondisinya tanpak lebih baik. AC yang ada berfungsi dan menambah suasana dingin ketika kegiatan jual beli berlangsung. (ens/fth)
Laporan: Khoirun Nisa | Kaltim Faktual
-
PARIWARA5 hari agoRutin Sambangi Sulsel, Yamaha Cup Race Kembali Gebrak Sidrap Gelar MAXi Race dan Endurance GEAR Ultima
-
PARIWARA4 hari agoYamaha Luncurkan Aplikasi YAMAHA MOTOR ON, Digital Hub untuk Pengalaman Berkendara Lebih Menyenangkan
-
SEPUTAR KALTIM4 hari agoSekda Berprestasi Belajar Keamanan Siber di Korea Selatan, Dorong Transformasi Digital Daerah
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoPWI Kaltim Gelar Halalbihalal, Angkat Tema Jurnalisme Kenabian Bersama Wali Kota Samarinda
-
OLAHRAGA3 hari agoYamaha Racing Indonesia Konsisten Podium di ARRC Sepang 2026, Optimistis Hadapi Seri Buriram
-
SEPUTAR KALTIM2 hari agoIsu Rp25 Miliar Tidak Benar, Ini Penjelasan Lengkap Anggaran Jamuan Pemprov Kaltim
-
OLAHRAGA2 hari agoAldi Satya Mahendra Inginkan Assen Jadi Arena Comeback Bersinar Lagi
-
SEPUTAR KALTIM1 hari agoMelihat Kondisi Rumah Dinas Gubernur Kaltim yang Viral karena Renovasi Rp25 Miliar, Ini Kondisi Sebenarnya

