Connect with us

SEPUTAR KALTIM

Akmal Malik Minta Bupati dan Walikota Optimalkan Lahan Eks Tambang

Published

on

Pj Gubernur Kaltim, Akmal Malik. (Doc)

Pj Gubernur Kaltim, Akmal Malik meminta bupati dan walikota untuk mengoptimalkan lahan-lahan eks tambang menjadi kawasan pertanian atau green house untuk kemandirian pangan.

Penjabat Gubernur Kalimantan Timur Akmal Malik menegaskan perlunya dilakukan transformasi ketahanan pangan dengan mengoptimalkan lahan yang ada, dalam upaya memenuhi kebutuhan bahan pokok di daerah, sehingga komoditi pangan tidak selalu bergantung dengan suplai dari luar Kaltim.

Provinsi Kaltim, lanjut Akmal Malik memiliki sepuluh kabupaten dan kota yang memiliki potensi lahan pertanian, perikanan, kelautan, kehutanan  dan perkebunan yang luar biasa.

“Kita minta kepada bupati dan walikota dapat mengoptimalkan lahan-lahan yang ada, termasuk lahan-lahan eks tambang,” kata Akmal Malik, saat meninjau kawasan green house SKOI Kaltim, beberapa waktu lalu.

Baca juga:   Pemprov Kaltim Sepakat Buka Penyegelan RSI, tapi Ada Syaratnya

Apabila kawasan itu dikelola dengan maksimal, menurut Akmal, lambat laun Kaltim mampu berproduksi dan mewujudkan kemandirian pangan.

“Tidak akan ketergantungan lagi dengan daerah luar Kaltim untuk memenuhi kebutuhan pokok,” ujarnya.

Saat ini, Akmal mengakui masih memasok kebutuhan pangan seperti sayur-sayuran dari Sulawesi Selatan maupun dari Pulau Jawa.

Padahal kondisi ini lanjutnya, tidak baik, dimana ketika cuaca tidak baik, maka suplai (pengiriman) akan terhambat dan memicu terjadinya inflasi di daerah.

Karena itu, Akmal meminta para kepala daerah bisa berkoordinasi dengan pihak terkait terlebih perusahaan untuk mengoptimalkan lahan-lahan pertanian.

“Termasuk lahan-lahan eks tambang bisa dibangunkan green house,” tegasnya..

Akmal menyebut lahan-lahan eks tambang di Kaltim sangat banyak dan lahannya potensial, sehingga sangat layak untuk dikelola menjadi kawasan pengembangan pertanian.

Baca juga:   Dukung Percepatan Digitalisasi Administrasi, Pemprov Kaltim Gelar Sosialisasi SIDA JALDIS

Bagi Akmal, isu yang paling krusial di Kaltim adalah transformasi ekonomi sektor ketahanan pangan, terutama memanfaatkan teknologi pertanian modern. (rw)

Ikuti Berita lainnya di Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png

Bagikan

advertising

POPULER

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Hello. Add your message here.