PASER
Beri Motivasi di Sosper Kepemudaan, Sukmawati Turun Gunung Lagi Usai PemiluÂ
Pasca Pemilu, anggota DPRD Kaltim Sukmawati kembali melakukan Sosper Kepemudaan. Menyambangi Desa Gunung Putar, mengingatkan warga agar tetap menjaga toleransi, kondusivitas dan sikap damai di masa perhitungan suara.
Pada 2023, Anggota DPRD Kaltim Sukmawati rajin mengunjungi warganya. Terutama yang berada di Daerah Pemilihan (Dapil)-nya, yakni Kabupaten Paser, untuk melakukan sosialisasi beberapa Peraturan Daerah.
Pada 2024 ini, Sukmawati kembali melakukan Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) ke-2 bersama DPRD Dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, Sabtu 17 Februari 2024.
Kali ini Sosper tentang Perda Nomor 8 Tahun 2022 Tentang Kepemudaan. Acara yang dimulai sejak siang hari itu dilaksanakan di Wilayah III Kabupaten Paser. Tepatnya di Desa Gunung Putar yang terletak di Kecamatan Long Kali.
Di sana, Sukmawati didampingi dua narasumber. Yakni Pensiunan ASN Guru SMK PGRI 2 Tanah Grogot Syahruddin Yahya dan Pensiunan ASN Kesbangpol Haris Fadhilah, dan dimoderatori oleh Leli Budi Lestari.
Puluhan warga Desa Gunung Putar mengikuti Sosper dengan antusias. Mendengar penyampaian pemateri dan juga Anggota DPRD Sukmawati.
Dalam kesempatan itu, Politisi PAN tersebut kembali mendorong masyarakat, terutama generasi muda, untuk tetap semangat membangun daerahnya, termasuk membangun lapangan pekerjaan.
“Saya berharap generasi muda ini lebih gigih mencari usaha sendiri dan tidak hanya jadi penonton setelah adanya IKN. Aktif mengembangkan daerah melalui kegiatan kepemudaan,” jelas Sukmawati.
Mengingat Perda Kepemudaan merupakan payung hukum yang menaungi generasi muda untuk aktif mengembangkan diri, dalam hal ini pemerintah berwenang melaksanakan penyadaran, pemberdayaan dan pengembangan kepemudaan.
Di lain sisi, saat ini proses rekapitulasi hasil perhitungan suara dari Pesta Demokrasi 14 Februari lalu masih berlangsung. Diperkirakan hingga Maret mendatang. Atau paling lambat 35 hari setelah hari pemungutan suara.
Sukmawati mengingatkan generasi muda untuk tetap tenang di masa Pemilu ini. Dan menerima hasil suara yang telah dihitung. Agar suasana tetap kondusif dan tidak ada perselisihan jika berbeda pilihan.
“Tetap damai setelah pencoblosan sampai hasil resminya keluar nanti,” pungkasnya. (ens/gdc)
-
EKONOMI DAN PARIWISATA4 hari agoHarga Pertamax Resmi Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Pertamina Sebut Ikuti Harga Minyak Dunia
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoKejati Kaltim Bongkar Dugaan Praktik Tambang Ilegal Bertahun-Tahun, Satu Tersangka Ditahan
-
OLAHRAGA5 hari agoTetap Semangat di Musim Perdana, Arai Agaska Terus Kejar Performa Terbaik di World Sportbike
-
SEPUTAR KALTIM4 hari agoRibuan PPPK Kaltim Dapat Kepastian, Gubernur Harum Pastikan Tak Ada PHK
-
OLAHRAGA3 hari agoSIWO PWI Kaltim Dipastikan Masuk Kepengurusan KONI 2026-2030, Polemik Berakhir
-
BALIKPAPAN3 hari agoSatu Jemaah Wafat di Tanah Suci, 359 Jemaah Kloter Balikpapan Kembali dengan Selamat
-
SAMARINDA4 hari agoPolresta Samarinda Kembalikan Motor dan HP Hasil Curian, Korban Terima Barang Bukti Gratis
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoMassa Aksi Kecewa, Hak Angket DPRD Kaltim Kembali Tertunda

